Showing posts with label terorisme. Show all posts
Showing posts with label terorisme. Show all posts

Saturday, 2 April 2016

Angelina JOLIE : ISIS BUKAN ISLAM, TERORIS TAK PUNYA AGAMA !!

Bagikanlah Info - Artis Hollywood sekaligus Sutradara --Angelina Jolie, menggunakan media sosial twitter untuk mem-posting pendapatnya mengenai ISIS. 



Jolie mengecam penafsiran radikal yang disebut Negara Islam Organisasi Islam (ISIS), dengan anekdot yang di-posting melalui akun resmi twitter-nya baru-baru ini.

Berikut isi twit dan terjemahan-nya :



"Kemarin, anggota ISIS menghentikan mobil pasangan umat Kristen."
anggota ISIS : "Apakah Anda Muslim?"
pria Kristen : "Ya, aku Muslim."

anggota ISIS : "Jika Anda seorang Muslim, maka bacalah ayat dari Qur'an."
pria Kristen membacakan ayat dari Alkitab.
anggota ISIS : "Ok Allah, pergi."

Kemudian istrinya mengatakan kepadanya :
"aku tidak percaya resiko yang baru saja kau ambil."
"Kenapa kau mengatakan kepadanya bahwa kita adalah Muslim?"
"Jika dia tahu kau berbohong, dia akan membunuh kita berdua."

"Jangan khawatir! Jika mereka tahu Qur'an, mereka tidak akan membunuh orang," jawab sang suami.

Setelah anekdot singkat itu, Jolie mem-posting, "ISIS bukan Islam, terorisme tidak memiliki agama."

Sumber: islamjuara.com

Friday, 18 March 2016

BOCORR!! Hillary Clinton Akui ISIS Ciptaan AS untuk Pecah Belah Negara ISLAM

Bagikanlah Info - Fenomena munculnya gerakan Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS), memunculkan sebuah pernyataan mengejutkan yang dilontarkan mantan Menlu AS Hillary Clinton. Dalam buku terbarunyaberjudul Hard Choice, Hillary mengakui bahwa gerakan tersebut dibentuk oleh AS bersama sekutunya untuk membuat Timur Tengah senantiasa bergolak.
Dikatakannya, ISIS dibentuk dan diumumkan pada 5 Juni 2013 oleh pemerintah AS bersama dan negara-negara barat sekutunya demi memecah belah Timur Tengah (Timteng).



“Kami telah mengunjungi 112 negara sedunia. Lalu kami bersama-sama rekan-rekan bersepakat mengakui sebuah Negara Islam(Islamic State/IS) saat pengumuman tersebut,” tulis Hillary seperti dilansir harian Mesir, Elmihwar,  Rabu (6/8/2014).

Awalnya gerakan tersebut akan didirikan di Sinai, Mesir, usai revolusi yang bergolak di beberapa negara Timur Tengah. Namun saat terjadi kudeta yang digerakkan militer meletus di Mesir, semua rencana itu berantakan.
 lihat juga : Presiden Korea Utara: Terorisme Hanyalah Kedok Amerika Untuk Gulingkan Negara Islam

“Kami memasuki Irak, Libya dan Suriah. Dan semua berjalan sangat baik. Namun tiba-tiba meletus revolusi 30 Juni-7 Agustus di Mesir. Itu membuat segala rencana berubah dalam tempo 72 jam,” ungkap istri mantan presiden AS, Bill Clinton itu.

Pihak barat, menurut Hillary, sempat berpikir untuk menggunakan kekuatan di Mesir. Namun negeri piramida tersebut bukanlah Suriah atau Libya karena militer negara tersebut tergolong kuat. Selain itu, warga Mesir cenderung tidak pernah meninggalkan militer mereka.

“Jadi, jika kami gunakan kekuatan melawan Mesir, kami akan rugi. Tapi jika kami tinggalkan, kami pun rugi,” tulis dia.

Sebelumnya, mantan karyawan Kontrak US National Security Agency (NSA), Edward Snowden juga melontarkan pernyataan yang hampir sama.

Snowden, seperti dilansir Globalresearch, menyebut ISIS sebagai produk kerjasama antara Inggris, Amerika Serikat dan Israel dengan tujuan menciptakan sebuah organisasi teroris untuk menarik semua ekstrimis dunia dalam satu tempat.

Dalam berita itu disebutkan pula bahwa Snowden mengungkapkan strategi yang dikenal sebagai operasi “Sarang Lebah”. Dokumen NSA menunjukkan operasi “Sarang Lebah” bertujuan melindungi entitas Zionis dengan menciptakan slogan-slogan agama dan Islam.

Menurut dokumen yang dirilis oleh Snowden, satu-satunya solusi untuk melindungi negara Yahudi itu adalah dengan menciptakan musuh di dekat perbatasannya.

Bocoran informasi rahasia ini juga mengungkapkan bahwa pemimpin ISIS dan Abu Bakar Al-Baghdadi merupakan jebolan program pendidikan Mossad. Dia diketahui pernah mengikuti pelatihan militer intensif selama satu tahun di bawah kendali Mossad, selain program dalam bidang teologi.

Sumber : islamsejati.com

Wednesday, 3 February 2016

Rekayasa Barat!? - Terorisme Sengaja Diciptakan, Kata Jurnalis Aljazeera



Bagikanlah Info – Doha. Tema terorisme di Indonesia sedang hangat dibicarakan, lantara serangan bersenjata api dan bom yang terjadi di Sarinah, Jakarta, Kamis (14/1/2016) yang lalu.

Terlepas dari hasil investigasi tentang siapa yang melakukannya, kejadian-kejadian seperti ini selalu merugikan umat Islam. Sebaliknya, ada pihak-pihak di luar dunia Islam yang memanfaatkannya untuk kepentingan ekonomi, politik dan militer mereka.

Terkait dengan latar belakang isu terorisme, seorang jurnalis stasiun Aljazeera, Faisal Kasim, menyamakan keberadaan terorisme yang tiba-tiba ada di umat Islam, dengan virus komputer yang juga keberadaannya menimbulkan tanda tanya.


Melalui akun Facebooknya, Kasim mengatakan, “Mereka menciptakan komputer dan programnya. Untuk mereka sangat besar. Tapi karena ingin untung yang lebih besar lagi, maka mereka pun menciptakan virus komputer, lalu menciptakan program-program untuk melindungi komputer kita dari virus-virus tersebut.”

Kasim melanjutkan, “Jadi mungkinkah mereka juga yang menciptakan terorisme, lalu tak lama kemudian menciptakan program perang melawan terorisme tersebut? Dengan demikian mereka mendapatkan keuntungan materi, politik dan militer yang sangat besar?”

Sumber: dakwatuna.com 

KABURR...Banyak Orang Yahudi yang Keluar dari Israel, Tanya Kenapa?



Bagikanlah Info - Tel Aviv. Lembaga kajian Palestina memberikan laporan lemahnya keamanan yang dimiliki Israel menjadi penyebab utama eksodusnya orang-orang Yahudi dari tanah yang diduduki Israel. Sebagaimana yang dilansir laman situs Islamemmo.cc.

Peneliti George Karzam dari Pusat Studi Carmel di Haifa mengatakan, imigrasi Yahudi memberikan dampak negatif terhadap keberadaan Zionis Israel di Palestina. Ia kemudian menambahkan, tantangan terbesar Israel adalah mempertahankan keberadaan warga Yahudi di wilayahnya di tahun-tahun mendatang, karena ketakutan yang dirasakan warga Israel.

Sumber Israel melaporkan jumlah warganya yang melakukan eksodus keluar Israel sepanjang tahun (2000-2011) sebanyak 148.000 orang atau sebanyak 13.000 orang pertahun. Namun data ini dipertanyakan oleh lembaga Kajian Palestina, mereka meyakini faktanya jauh lebih besar dari itu tetapi dijaga kerahasiaannya oleh pihak Israel. 

Sumber: dakwatuna.com

HEBOH!!! 4 Pria Ini Diusir dari Pesawat Hanya Karena Bertampang Muslim

Bagikanlah Info - Karena pemberitaan media yang sangat berlebihan akan aksi teroris akhir-akhir ini membuat sebagian orang trauma dengan orang-orang yang mencurigakan atau berpakaian seperti orang arab, meskipun aksi teror sebenarnya bukan dari orang Islam sehingga empat pria diusir dari pesawat AS kerena penampilannya. Memiliki berewok, memakai serban dan berkulit gelap.



Mereka diturunkan karena kru maskapai merasa tidak nyaman dengan keempat pria itu.

Empat pria itu berasal dari Brooklyn, terbang bersama 2 orang lainnya dari Toronto, Kanada menuju New York City. Mereka diusir dari maskapai Republic Airways yang berpartner dengan American Airlines.

Insiden ini terjadi pada akhir Desember 2015 lalu dan baru dipublikasikan baru-baru ini.

Keempat pria itu mengklaim mendapat perlakuan memalukan serta diskriminasi, hanya karena penampilan mereka berdasarkan ras, kulit dan etnis.

Dua dari pria berinisial WH dan MK dilaporkan telah membayar US$70 untuk meng-upgrade dari kelas ekonomi ke kelas satu. Sementara dua temannya, Shan Anand dan Faimul Alam menghabiskan uang sebesar US$75 untuk menukar jadwal penerbangan agar mereka bisa di pesawat yang sama.

Saat di dalam pesawat, Anand dan Alam menukar kursi agar mereka bisa duduk berdekatan dengan WH dan MK. Saat diwawancara oleh New York Daily News, WH yang merupakan perancang busana mengisahkan bagaimana seorang pramugari mengusir mereka dari pesawat.

"Aku pikir ini sedang evakuasi atau sejenisnya, jadi tak terpikir yang lain. Namun, saat ia memintaku membawa tas dan keluar sambil melihat ke belakang, ternyata aku satu-satunya orang yang berdiri dan keluar dari pesawat itu," kata WH seperti dilansir dari The Independent, Rabu (20/1/2016)

Penumpang di sekitar Alam dan Anand dilaporkan juga berkomentar rasis sambil memeluk anak-anak mereka erat. Anand juga diminta keluar dari pesawat sambil membawa barang-barangnya.

Sementara itu, rekan perjalanannya yang merupakan seorang muslim dari Bangladesh dan Arab juga diusir. Anand sendiri adalah Sikh dari India.

Seorang pekerja dari American Airlines kemudian mendekati keempatnya, sesaat mereka keluar dari pesawat.

"Ia mengatakan bahwa pramugari dan kapten pilot tidak nyaman dengan kami di pesawat itu," ujar Anand, yang berprofesi sebagai bankir.

Selain itu, si petugas juga mengatakan ada perilaku tidak konsisten dari keempat pria yang bepergian dalam kelompok ini; 2 orang naik ke kelas I, sementara 2 lainnya masih di kelas ekonomi namun menukar jadwal di pesawat yang sama.

Keempat pria ini pada Senin 18 Januari 2016 melayangkan gugatan terhadap maskapai Republic Airways di pengadilan New York. Mereka meminta kompensasi masing-masing US$1 juta dan tambahan US$5 juta untuk ganti rugi.

"Mereka tidak menunjukkan sikap tidak pantas atau buat ribut. Keberadaan mereka juga tidak memicu masalah atau ancaman keamanan. Alasan mereka diusir dari pesawat adalah murni karena diskriminasi," kata pengacara mereka, Tahanie Aboushi.

Juru bicara Republic Airways menolak berkometar dan American Airlines tengah meninjau kasus ini.

Ini bukan kasus satu-satunya pengusiran penumpang berpenampilan khas seperti berserban di pesawat AS. Awal pekan ini Jonathan Gottfried, seorang penumpang di pesawat Delta Airlines, mengungkapkan di Twitter bahwa ada pria di kelas satu penerbangan itu diusir karena berpenampilan seperti itu.

Gotfried mengatakan, pesawat yang akan terbang kembali ke gerbang penumpang untuk mengeluarkan "pria berkulit cokelat untuk ditanyai karena kecurigaan seorang wanita."

Menurut dia, seorang penumpang wanita merasa risih dengan keberadaan pria itu dan melaporkannya kepada pramugari.

"Kami terbang tanpa dia, lalu pramugari menghampiri wanita itu dan berkata 'terima kasih'," demikian kicau Gotfried.

Sumber: populer6.com