Showing posts with label korban. Show all posts
Showing posts with label korban. Show all posts

Friday, 5 February 2016

NGERI!! Begini Cara Geng Kriminal ini Merampok Barang Turis!


Bagikanlah Info - Angka kejahatan di Brazil tercatat salah satu yang tertinggi di dunia. Bahkan, para penjahat di sana tak segan beraksi di siang hari, apalagi beramai-ramai.
Aksi-aksi mereka terekam dalam video berdurasi 1 menit 49 detik, dan tersebar luas di Youtube, Jumat (5/2). Bahkan berani melakukan kejahatannya ketika sebuah stasiun televisi sedang mewawancarai langsung seorang wanita.
Tak hanya itu, gagal mendapatkan benda yang ingin dicurinya dari tangan korbannya, pelaku bakal kembali lagi dan merebutnya secara langsung. Mereka juga berjalan dengan santai usai merampok, bahkan rombongan.
Seberapa kerasnya kejahatan di Brazil, berikut videonya:

Sumber: merdeka.com

WADUH!! Pekerja Kasar dari Cina Sudah Banyak, di Banten Ada 30.000



Bagikanlah Info - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengungkapkan, puluhan ribu pekerja asal China sudah menyerbu Indonesia. Namun, yang masuk justru bukan tenaga kerja terampil.
Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, berdasarkan pantauan pihaknya di lapangan memperlihatkan puluhan ribu tenaga kerja asal Negeri Tirai Bambu itu tidak memiliki keahlian. Misalnya hanya mengurusi pekerjaan kecil.

“Kita tidak anti China, tapi fakta di lapangan temukan itu China bawa pekerja tidak terampil karena dia tak punya skill, pemerintah bisa berantas. Seperti tukang masak, operator mesin forklifts, puluhan ribu dari China langsung,” ujarnya di Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Iqbal mengemukakan, masuknya puluhan ribu pekerja asal China ini juga diakui oleh Gubernur Banten Rano Karno. Selain itu, mereka juga sudah masuk ke Sulawesi Tenggara (Sulteng).

“Di Banten, Gubernur Rano Karno akui 30.000 pekerja China masuk ke Banten. Selain itu, 6.000 di Sulteng sudah masuk di proyek mercusuar,” kata dia.

Menurutnya, tidak menjadi masalah jika tenaga kerja yang masuk ke Indonesia memiliki keterampilan khusus. Sama halnya seperti untuk proyek kereta cepat.

“Saya tidak tahu di kereta api cepat jumlahnya, saya kira sama, kalau punya keahlian bekerja, saya rasa tidak masalah. Jepang misalnya bawa tenaga hukum internasional dan manajer pabrik,” pungkas Said.

Sumber: dakwahmedia.net

Wednesday, 3 February 2016

"Kerjaannya Malakin dan Suka Mabok!" - Kata Warga Medan Soal Bentrok Ormas


Bagikanlah Info - Kondisi Kota Medan, Senin (1/2/2016) sudah kembali normal pascabentrok antar dua organisasi kepemudaan pada Sabtu dan Minggu kemarin.

Pantauan di lapangan, beberapa aparat masih berjaga-jaga di beberapa titik. Seperti di Kantor Pemuda Pancasila (PP) dan persimpangan Jalan Thamrin dan Jalan Asia Medan.
Jejeran pertokoan sepanjang Jalan Thamrin, Asia, dan Sutrisno, Medan yang kebanyakan menjual barang elektronik dan peralatan rumah tangga, yang sebelumnya memilih tutup sudah buka dan beraktivitas kembali.

Pasar Rame yang berada di samping Thamrin Plaza sudah ramai di datangi pembeli, begitu juga dengan sekolah-sekolah yang berada di sekitarnya.

"Kami sebenarnya berani-berani takut buka toko, tapi semogalah tidak ada bentrok lagi. Sudahlah perang-perang itu, kasihan korbannya, kasihan kami pedagang, polisi tolong kasi aman kami warga Medan-lah," kata As, pedagang aksesoris ponsel di Jalan Thamrin.

Ditanya apakah dia merasakan manfaat dari ormas-ormas ini, dia langsung menggeleng.

"Kami sebenarnya resah, terganggu. Tiap hari kutip duit, kalo tak di kasi marah-marah. Datang-datang bau minuman, minta duit buat mabuk, pusinglah," kata pedagang yang hampir 10 tahun berdagang di daerah ini.

"Tapi jangan kasi tau siapa awa, nanti mereka datang rame-rame pukuli awa," ucapnya takut.

Ucapan yang sama juga dikatakan pedagang lain, mereka mengaku resah dengan tingkah polah OKP-OKP ini.


"Kerjanya cuma minta uang, tak tau orang itu macam mana kami susahnya mencari uang. Orang itu datang rame-rame cuma minta uang. Diberantas ajalah orang itu, tak usah ada lagi OKP-OKP di Medan," kata Manalu, warga Jalan Asia.

"Semua orang sekarang ngaku-ngaku OKP, pejabat-pejabat pun beking-nya OKP. Ngeri awak yang tak ber-OKP ini, salah sikit di-bal-bal orang ini. Tapi sayang beraninya cuma keroyokan, atau culik, satu lawan satu tak berani orang itu," kata Manalu dengan nada emosi.

Penyataan paling ekstrim dilontarkan Panjaitan, warga Padang Bulan Medan. Penjual kopi ini bilang OKP-OKP itu sampah masyarakat.

"Sampah masyarakatnya orang itu, buat resah masyarakat saja. Maunya kalo perang, karena sama-sama sampah, ya di tempat sampahlah. Jadi tak ada korban orang tak bersalah. Kota Medan punya dua TPA, kok," kata Panjaitan.

Dia juga mengaku resah dan aneh saat OKP-OKP masuk ke kampus dengan nama Satuan Mahasiswa. "Mahasiswa pun udah jadi preman, apa itu Satma PP, Satma IPK? Masak kampus ngasi mahasiswanya jadi preman? Petentengan saja jadinya orang itu, anggar jago, tapi beraninya rame-rame," ujar ayah empat anak ini.

Kepala Polda Sumut Irjen Pol Ngadino mengultimatum kepada kedua organisasi yang terlibat bentrokan bahwa polisi akan melakukan tindakan tegas seperti protap tembak di tempat jika mereka masih melakukan tindakan pidana.

“Kami punya mekanisme, punya protap, kalau tidak bisa diperingatkan dan sampai membahayakan nyawa orang lain, tembak di tempat. Ini boleh, anggota sudah tau itu,” tegas Kapolda.

Terkait banyaknya broadcast di jejaring sosial yang menyebutkan bentrok susulan masih akan terjadi, Kapolda mengatakan agar masyarakat tidak perlu takut.

“Masyarakat tidak usah takut, tidak usah terpengaruh, tidak ikut-ikutan. Aparat keamanan sudah diturunkan menjaga keamanan masyarakat Sumut secara keseluruhan, tidak perlu takut, tetap beraktivitas seperti biasa,” tegas Kapolda.

Sumber: dakwahmedia.net

Thursday, 14 January 2016

AWAS!! Inilah Modus Penipuan Oleh Tukang Servis AC

Bagikanlah Info - Penduduk di kota besar pasti tidak asing lagi dengan iklan-iklan tawaran servis pendingin ruangan (AC) yang sering dibagikan atau digantungkan pada pintu rumah. Tapi kalian harus hati-hati loh, bagi orang awam atau mereka yang baru menggunakan AC banyak yang tertipu oleh ulah tukang servis AC yang nakal dan ingin mengambil keuntungan besar



Seperti cerita tentang kecurangan tukang AC yang dialami oleh salah satu pengguna Facebook bernamaLilik Dwi Mardjianto ini:

"Kami hampir ditipu tukang AC. Cerita yang sama juga telah dituturkan oleh istri saya. Ceritanya begini...Karena Sabtu adalah hari bersih-bersih, maka kami berencana untuk service AC (cuci). Kebetulan kami punya beberapa selebaran berisi info tukang AC. Singkat cerita kami menelepon tukang AC dan beberapa saat menunggu, tukang AC-nya datang. Mereka berdua, satu orang yang pegang kendali dan yang satu hanya melayani (semacam kenek). Di akhir pekerjaan, mereka bilang freon habis jadi harus ganti isi ulang dengan biaya Rp 400 ribu, Saya langsung menjawab tidak. Saat itu, saya ingat pesan tetangga tentang modus seperti itu. Raut muka si tukang AC sangat tidak bersahabat mendengar respon saya. 
Sebelum meninggalkan rumah kami, dia bilang seperti ini "AC-nya enggak usah dinyalain pak, takut nanti meledak!". Kami hanya meresponnya dengan tersenyum.Siang hari, ketika Kinan tidur, kami nyalain AC tersebut, namun hanya hawa hangat yang kami rasakan, tidak ada dingin sama sekali. Kami tunggu sejam, tidak juga dingin. Akhirnya kami menyimpulkan bahwa kami telah dikerjain sama si tukang AC.
Singkat cerita, melalui bantuan teman, saya berhasil mendatangkan teknisi untuk melihat kondisi AC kami. Dan benar dugaan kami, tukang AC tadi nakal. Dia menutup saluran freon di perangkat outdoor. Pantas saja dingin enggak pernah ke ruangan. Ketika kami cerita tentang hal ini, ternyata tetangga kami juga sudah ada yang tertipu. Rupanya ini modus umum yang sering dilakukan oleh oknum tukang AC. Saya memutuskan untuk menelepon si tukang culas itu dan memintanya kembali ke rumah. Mungkin dia berpikir kami jadi ganti freon. Alih-alih mengantongi Rp 400k, si tukang itu terpaksa menyimak kuliah panjaaaang lebar tentang nilai-nilai kejujuran!
Semoga cerita ini bermanfaat bagi teman-teman untuk lebih berhati-hati. Pakailah jasa tukang AC yang sudah dipercaya!"Mohon bagikan info penting ini agar tidak ada lagi yang menjadi korban penipuan.

Sumber: Sebarsebarin.Org