Showing posts with label Keluarga. Show all posts
Showing posts with label Keluarga. Show all posts

Friday, 22 January 2016

Wahai Suami Hentikan Menyakiti Istri Jika Tidak Ingin Ini Terjadi Padamu!!



Suami yang adalah imam memiliki status penting keluarga. Mereka bertugas menjadi pemimpin dan memastikan keperluan keluarga tercukupi. Dengan status yang krusial ini, sering suami yang tidak menghargai posisi istri.

Terlebih kalau istri tidak bekerja dan melulu menjadi ibu lokasi tinggal tangga saja. Maka dengan kekuasaan finansial ini, suami sering kali mengerjakan tindakan seenaknya yang mampu melukai hati istri.

Padahal menyakiti istri adalah tindakan yang dapat memblokir rezeki.  Membahagiakannya menjadi di antara jalan pendahuluan pintu rezeki yang sangat lebar kepada keluarga. Lantas bagaimana dapat melukai hati istri dapat buat rezeki seret?

1. Mood Istri yang Buruk Akan Menular
Jika tidak dapat mengungkapkan untuk suami mengenai sakit hati yang dirasakannya, seringkali istri bakal memendam perasaan kecewa tersebut. Dalam kadar yang besar, perasaan sakit hati dan kecewa ini bakal memperburuk mood mereka. Perasaan negatif ini lama-lama bakal semakin membesar dan dominan kepada semua keluarga. Perasaan yang buruk bakal menunda rezeki baik yang bakal datang.

Untuk tersebut segeralah kepada memperbaiki situasi mood istri. Sudah tidak sedikit terjadi suami yang cekcok dengan istri tidak jarang kali terhalang-halangi saat menggali rezeki. Bisa saja ban kendaraan pecah, bahkan sampai kecelakaan yang sering dirasakan setelah dua orang ini saling bertengkar.

2. Istri Menjadi tidak Bersyukur
Suami yang menyakiti istri baik dalam format ucapan atau tindakan usahakanlah berhati-hati. Pasalnya doa mereka terhadap semua suami dalam situasi terluka ini bakal segera dihijabah. Mereka pun menjadi tidak bersyukur atas apa yang sudah kamu berikan kepadanya.

Bahkan terkadang suami malah didoakan tidak diberi rezeki supaya menjadi lebih baik kepadanya. Karena biasanya, lelaki akan berubah saat memiliki duit lebih. Sehingga sering dalam hati istri mendoakan supaya suami malah tidak diberi rezeki supaya kembali menjadi individu yang baik kepadanya.

3. Suami tidak Dilayani dengan Baik
Hal ini pasti sering dilaksanakan oleh istri yang hatinya dilukai. Mau tidak mau perbuatan mereka menggambarkan hati yang sakit yang mereka rasakan. Hati istri yang terluka seringkali tidak ikhlas saat melayani suaminya.

Hal ini tentu menciptakan suami pun menjadi tidak tenang dalam menggali nafkah. Ketika telah lelah dengan tidak sedikit pekerjaan, mereka pun wajib menghadapi istri yang muram di rumah. Akhirnya sebab sama-sama berpikiran negatif, maka bakal menutup kebajikan yang bakal datang tergolong urusan rezeki. Suami juga menjadi tidak motivasi ketika wajib bekerja dengan situasi seperti ini.

4. Suami Tidak Didukung
Tidak dapat dipungkiri perasaan sakit hati saat disakiti suami akan dominan  terhadap perbuatan istri. Salah satunya istri bukan lagi menjadi penyokong yang hebat untuk suaminya. Suami dibiarkan berusaha sendirian sebab istri berpaling tidak mempedulikannya lagi. Dengan begini, suami tidak punya motivasi untuk tidak jarang kali bangkit lagi masing-masing menghadapi kesulitan.

5. Berpengaruh dalam Mendidik Anak
Istri yang tidak bahagia tidak dapat diandalkan dalam mendidik anak yang bahagia dan berguna. Kekecewaan terhadap suami akan dominan  pada perilaku mereka terhadap anak. Padahal rezeki dapat datang darimana saja, tergolong dari anak. Rezeki juga tidak saja berupa uang, tapi pun berupa anak-anak sholeh yang mendatangi orangtuanya dengan wajah bahagia masing-masing hari.

Nah, itulah alasannya mengapa istri yang tidak bahagia bisa buat rezeki seret. Mungkin saja diantara kamu ada yang pernah merasakan hal ini. Untuk tersebut bersegeralah saling introspeksi diri dan mohon maaf. Bukankah dia merupakan satu-satunya orang yang bakal menemani kamu hingga tua?  Karena anak-anak kamu akan lebih memilih hidup bareng dengan suami atau istrinya saat mereka telah berkeluarga, dan melulu ada istri yang setia menemani sampai masa tua.
TOLONG JANGAN ABAIKAN SETELAH MEMBACA ARTIKEL INI, BAGIKAN KEPADA TEMAN ANDA DI MEDIA SOSIAL SEMOGA ANDA MEMPEROLEH PAHALA KEBAIKAN AMIIN
" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya laksana pahala yang melakukannya. " (HR. Muslim)

Thursday, 21 January 2016

Astaghfirullah inilah 32 dosa Suami terhadap Istri. No 2 paling banyak dilakukan!



KELUARGA diibaratkan laksana batu bata pertama dalam suatu bangunan masyarakat. Apabila family baik, maka masyarakat pun bakal ikut menjadi baik dan sebaliknya kalau keluarga rusak, maka masyarakat bakal menjadi bobrok pula.

Oleh sebab itu, Islam menyerahkan perhatian untuk urusan family dengan perhatian yang paling besar, sebagaimana Islam pun mengatur hal-hal yang dapat memastikan keselamatan dan kebahagiaan family tersebut.

Sangat mendasar dalam keluarga merupakan perlakuan seorang suami terhadap istrinya. Bisa jadi pun berbuah dosa. Coba periksa poin-poin di bawah ini.

1. Lalai Berbakti untuk orang tua sesudah menikah
2. Kurang serius dalam mengharmonisasikan antara istri dan orang tua
3. Ragu dan buruk sangka untuk istri
4. Kurang mempunyai sikap cemburu terhadap istri
5. Meremehkan status istri
6. Melepaskan kendali kepemimpinan dan menyerahkannya untuk istri
7. Memakan Harta istri secara batil
8. Kurang motivasi dalam mengajari istri ajaran-ajaran agamanya
9. Bersikap pelit terhadap istri
10. Datang secara tiba-tiba sesudah lama pergi
11. Banyak mencaci dan mengkritik istri
12. Kurang berterima kasih dan memotivasi istri
13. Banyak bersengketa dengan istri
14. Lama memutus hubungan dan meninggalkan istri tanpa karena yang jelas
15. Sering sedang di luar lokasi tinggal dan jarang bercengkrama dengan keluarga
16. Interaksi yang buruk dengan istri
17. Tidak memandang penting berhias untuk istri
18. Kurang perhatian terhadap doa yang dibimbing ketika menggauli istri
19. Kurang menyimak Etika, Hikmah dan Hukum hubungan badan
20. Menyebarkan rahasia ranjang
21. Tidak mengetahui situasi biologis perempuan
22. Menggauli istri saat haid
23. Menggauli istri pada duburnya
24. Memukul istri tanpa alasan
25, Kesalahan destinasi poligami
26. Tidak bersikap Adil antara sejumlah istri
27. Terburu-buru dalam hal Talak
28. Tidak inginkan mentalak, sebenarnya sudah tdk barangkali ada perbaikan dan kecocokan
29. Mencela istri sesudah berpisah dengannya
30. Menelantarkan anak-anak sesudah mentalak istri
31. Kurang setia terhadap istri
32. Kurang puas dan tidak jarang kali melirik wanita lain.

TOLONG JANGAN ABAIKAN SETELAH MEMBACA ARTIKEL INI, BAGIKAN KEPADA TEMAN ANDA DI MEDIA SOSIAL SEMOGA ANDA MEMPEROLEH PAHALA KEBAIKAN AMIIN
" Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, baginya laksana pahala yang melakukannya. " (HR. Muslim)

Anda Ingin Keluarga yang Diberkahi Allah? Wajib Baca 5 Point Berikut Ini!


Siapa sih yang tidak mengharapkan keluarga sarat dengan keberkahan dan keharmonisan? Pasti seratus persen seluruh orang yang berkeluarga mengharapkan hal itu. Terlebih lagi mempunyai keluarga yang sarat keridhoan Allah swt. Kebahagiaan dunia akhirat tentu akan di dapat.

Ini urusan yang wajib diketahui bahwa keluarga adalah lembaga sosial yang paling berperan dalam membina keimanan untuk Allah swt. Keluargalah lokasi pertama tumbuh dan berkembang anak. Oleh karena itu, pantas kalau keluarga dijadikan sebagai pondasi terkuat dalam menyusun karakter Islami seorang anak.

Dari family inilah bakal lahir bibit-bibit kaum beriman yang teguh pada aturan dan pada akhirnya bakal menyebarkan doktrin Islam ke semua pelosok negeri. Itu sebabnya, suatu keluarga wajib menjalani kehidupan lokasi tinggal tangga dengan berlandaskan Al-Qur’an dan Hadist.
Tahukah anda? Ternyata family yang demikian ini akan dibentengi oleh Allah swt. Selain itu, ternyata Allah pun akan menyerahkan keberkahan dan keridhoan dalam family tersebut. Selain itu, Allah swt pun menunjukkan lima tanda family yang diberkahi-Nya. Ingin tahu apa saja? Apakah keluarga kamu masuk di dalamnya? Simak penjelasannya:

1. Allah Memberikan untuk Keluarga Anda Pemahaman dalam Agama

Tanda pertama yang suatu keluarga diberkahi oleh Allah SWT merupakan tiap-tiap anggota family tersebut diserahkan pemahaman tentang agama oleh Allah. Contohnya orang tua yang inginkan mengaji, serta mengajarkan untuk anaknya. Kemudian urusan ini diteruskan oleh anaknya, bahkan barangkali ia bakal masuk pesantren supaya ilmu agamanya meningkat luas.

Tidak melulu itu, orang-orang yang diserahkan pemahaman agama bakal rajin mengekor majelis taklim, aktif dalam tarbiyah dan semua pekerjaan yang sehubungan dengan keagamaan. Mereka menggali segala cara supaya bisa menelaah ilmu Islam cocok syariat supaya mendapatkan ridho dari Allah SWT.
2. Dalam Keluarga yang Muda Menghormati yang Tua

Tanda yang kedua yakni kaum muda memuliakan yang tua. Mungkin ketika ini tidak sedikit dijumpai permasalahan anak yang tidak mempunyai adab untuk orangtuanya. Istri yang tidak memuliakan suaminya dan masih ada permasalahan lain yang tidak jarang dijumpai dala keluarga.

Padahal sebenarnya, di dalam suatu keluarga rasa saling menghormati tersebut sangatlah penting. Terlebih lagi kaum muda yang memuliakan orang yang lebih tua dibanding dirinya. Seharusnya anak hormat untuk orangtuanya, adik hormat untuk kakaknya, istri hormat untuk suaminya. Keluarga yang demikian ini bakal mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

3. Penuh Kasih Sayang

Tanda family yang menemukan keberkahan dari Allah selanjutnya merupakan keluarga yang sarat dengan kasih sayang. Keluarga yang berlimpah kebajikan bukablah family yang mempunyai kekayaan secara materi.

Akan tetapi, mereka yang mempunyai kebahagiaan sebab di family tersebut sarat dengan kasih sayang. Mungkin tidak sedikit dijumpai family yang berlimpah harta namun minim dengan kasih sayang. Bahkan salah satu mereka saling tidak bertemu sebab kesibukan masing-masing. Padahal tanda suatu keluarga yang baik merupakan banyaknya kasih sayang yang diserahkan satu sama beda yang menjadi landasan interaksi dan beda sebagainya.

4. Pengeluaran Ekonomis

Allah menyerahkan tanda keberkahan untuk suatu family yang sanggup mengatur finansial dengan baik. Kunci dalam menata keunangan tersebut ada dua urusan yaitu: memperbesar pemasukan dan menghemat pengeluaran.

Mungkin tidak sedikit djumpai family yang mempunyai pemasukan besar akan namun masih gali lubang tutup lubang. Hal ini dapat saja diakibatkan karena mereka tidak jarang mempergunakan uang kepada sesuatu yang tidak butuh dan terjebak dalam gaya hidup mewah.

Sebenarnya family yang baik tersebut salah satu tandanya merupakan pengeluarannya ekonomis. Keluarga yang demikian ini lebih berhemat kepada hal-hal yang mempunyai sifat konsumtif dan mementingkan amal maliyah laksana infaq dan sedekah.

5. Muhasabah dan Taubat Nasuha

Tanda Allah menyerahkan keberkahan untuk keluarga yang terakhir merupakan musabah dan taubat nasuha. Seperti yang diketahui bahwa manusia tersebut merupakan makhluk yang tidak pernah luput dari dosa tergolong dalam kehidupan berkeluarga.

Ingat ada tidak sedikit dosa yang dapat tercipta dalam suatu keluarga. Antara lain kekeliruan orangtua untuk anaknya dan sebaliknya, istri untuk suami dan sebaliknya. Oleh karena itu, kalau mereka cepat menyadari kekeliruan tersebut kemudian bertaubat dan membetulkan diri, itulah tanda family yang diberkahi.

Akan tetapi, bertolak belakang halnya kalau masing-masing dari keluarga itu mengedepankan egonya. Tidak inginkan disalahkan dan tidak inginkan bertaubat untuk Allah, maka Allah bakal tetap tidak mempedulikan mereka dalam dosa dan maksiat. Sungguh urusan itu merupakan musibah besar.

Betapa Maha Mulianya Allah swt untuk hamba-Nya. Apakah keluarga kamu sudah mengerjakan semua point di atas? Jika iya, maka family Anda adalah salah satu family yang sarat dengan keberkahan. Jika sebaliknya, maka mulai kini tanamkan dan binalah family anda, kepada senantiasa beriman untuk Allah swt dan menjadi family muslim yang taat pada-Nya.

Salam Keberkahan!

Klik SHARE bila kamu setuju dengan tulisan ini