Showing posts with label Jokowi. Show all posts
Showing posts with label Jokowi. Show all posts

Wednesday, 30 March 2016

Hebatnya Jokowi!! Akhirnya Israel Merengek Rengek Minta Damai

Bagikanlah Info - Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq menilai, pemerintah Israel tengah risau dengan sikap Presiden Joko Widodo yang menyerukan pemboikotan terhadap produk-produk mereka dalam sidang Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Negara Islam yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu.



Kerisauan itu, menurut Mahfudz, dapat terlihat jelas dari sikap pemerintah Israel yang kini menyerukan pembentukan hubungan diplomatik dengan Indonesia.
Seruan itu disampaikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ketika menerima kunjungan delegasi wartawan Indonesia, Senin (28/3/2016), di kantornya di Jerusalem. 



”Nampaknya Israel dan PM Netanjahu risau dengan sikap Presiden Jokowi dan pemerintah Indonesia. Makanya mereka berusaha mencari jalur lobi yang mereka pikir akan efektif melalui wartawan-wartawan senior terebut,” kata Mahfudz saat dihubungi, Senin (29/3/2016).



Mahfudz meminta, pemerintah Indonesia waspada dan tak terpengaruh dengan upaya Israel untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Indonesia itu. 
Indonesia tetap harus berpegang pada sikapnya, menolak penjajahan Israel terhadap Palestina.



"Kita harus menolak karena konstitusi kita jelas menolak penjajahan Israel,” ujar Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini.

Mahfudz pun mempertanyakan kedatangan rombongan wartawan Indonesia menemui pemerintah Israel. 
Kunjungan tersebut, lanjut Mahfudz, jelas sangat kontradiktif di tengah sikap Indonesia yang mendukung kemerdekaan Palestina.

Mahfudz curiga para wartawan itu diharapkan oleh Israel dapat membantu pembentukan opini mengenai Israel. 

“Saya juga tidak mengerti bagaimana caranya mereka bisa masuk ke Israel sementara dua Menlu Indonesia, yaitu Marty Natalegawa (mantan Menlu) dan Retno LP Marsudi ditolak Israel ketika hendak masuk ke Palestina," ujar Mahfudz.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menggelar jumpa pers usai pelaksanaan KTT Luar Biasa ke-5 Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Jakarta Convention Centre, Senin (7/3/2016).

Dalam penjelasannya, Jokowi menyerukan pesan kepada Pemerintah Israel terkait pendudukan yang dilakukan di Palestina.

"Hari para pemimpin dunia Islam menyatakan kesepakatan. Negara-negara OKI mengutuk tindakan Israel. Kami menyerukan pengakhiran penjajahan Israel," ujar Presiden.

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa saat ini Palestina meski sudah mendeklarasikan diri pada tahun 1998 namun rakyatnya masih mengalami kekerasan serta pembatasan akses ke Masjid Al-Aqsa.
"Namun wilayah Palestina masih dalam pendudukan Israel. Saat ini juga Palestina belum masuk sebagai anggota PBB," tutur Presiden.

Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa negara-negara yang tergabung dalam OKI mendukung adanya pembentukan negara Palestina atas dasar two state solution.
"Para pemimpin juga mendukung dilaksanakannya konferensi perdamaian internasional. Dunia Islam mendorong masyarakat internasional untuk melarang masuknya (boikot) produk Israel," kata Presiden.

Seperti dilansir dari Merdeka.com, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyerukan perlunya perubahan hubungan diplomatik antara negaranya dengan Indonesia. 

Bagi pemimpin Partai Likud itu, hubungan antara negara berpenduduk muslim terbesar sedunia dan negeri zionis sudah saatnya terjalin secara formal.
Seperti dilansir situs resmi pemerintahan Israel, mfa.gov.li, Senin (28/3), Netanyahu menyayangkan selama ini Israel-Indonesia terlibat dalam 'perang dingin' hanya karena tak ada komunikasi formal. Padahal peluang kerja sama di bidang bisnis maupun alutsista sangat terbuka.

"Sudah saatnya antara Indonesia-Israel terjalin hubungan formal. Kami memiliki peluang kerja sama di bidang teknologi dan pengairan," kata Netanyahu di kantornya, Yerusalem menawarkan niat baik damai dengan Indonesia.

Pernyataan Netanyahu itu disampaikan saat dia menyambut kedatangan beberapa jurnalis senior asal Indonesia ke Yerusalem. Para wartawan, yang tidak dirinci identitas maupun keterangan dari media mana saja tersebut, datang atas prakarsa Kementerian Luar Negeri Israel. Agenda lawatan para jurnalis ini tidak dijabarkan oleh pihak Israel.

Netanyahu, pada forum yang sama, membandingkan hubungan baik negaranya dengan bangsa Asia lainnya. Semisal Jepang, China, ataupun Vietnam. Dia berharap relasi Israel dan Indonesia bisa mencapai tahap yang serupa di masa mendatang.

Lebih lanjut, Negeri Bintang Daud itu merasa perlu mempererat hubungan dengan Indonesia karena kesamaan agenda melawan Islam Radikal yang kerap melancarkan aksi terorisme.

Secara khusus, Netanyahu mengaku punya cukup banyak teman di jejaring sosial Facebookyang berasal dari Indonesia. "Itulah beberapa alasan kenapa hubungan kedua negara harus lebih terbuka sekarang. Saya harap kehadiran para wartawan dari Indonesia bisa membantu membuka peluang tersebut," ujarnya.

Sejak Indonesia merdeka, tidak pernah ada upaya penjajagan hubungan diplomatik dengan Israel. Presiden Soekarno memilih memihak pada Palestina, karena pendudukan Israel dianggap tidak sejalan dengan politik bebas aktif Indonesia.

Namun, seiring waktu, khususnya periode 1970-an hingga 1990-an, Indonesia-Israel memiliki hubungan tanpa melalui jalur resmi. TNI, beberapa kali, memperoleh pelatihan militer sekaligus membeli alutsista ke Israel melalui perantara.

WNI pun tak terhitung lagi jumlahnya yang telah memasuki wilayah dikuasai Israel. Perkiraan kasar, saban tahun ada 15 ribu warga Indonesia yang mengunjungi Yerusalem, Nazareth, atau Bethlehem untuk ziarah agama. Itu belum termasuk WNI yang datang atas undangan resmi seperti rombongan wartawan kemarin.
Mendiang PM Israel, Yitzhak Rabin, pernah melawat ke kediaman Presiden ke-2 Soeharto di Jalan Cendana Jakarta pada 1993.

Seandainya pemerintah Indonesia membuka peluang memulai hubungan diplomatik, penolakan masyarakat terutama yang beragama Islam, sangat tinggi. Survei BBC World Service pada 2014 menunjukkan persepsi rakyat RI terhadap Israel sangat negatif. Hanya 7 persen responden mengatakan kedua negara perlu memiliki hubungan diplomatik.

Sumber: Beritateratas.com

Monday, 7 March 2016

Presiden Jokowi: Palestina Ucapkan Terima Kasih Atas Dukungan Indonesia

Bagikanlah Info - Indonesia akan terus berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina. Indonesia juga akan mendukung penuh inisiatif serta terobosan yang akan dilakukan oleh Palestina untuk mengadakan konferensi internasional.



Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo usai melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Ruang Kakatua Jakarta Hall Convention Center (JHCC), Minggu (6/3) malam.

“Kita juga berharap, Indonesia berharap, agar hasil KTT di Jakarta ini bisa dijadikan masukan yang konkret bagi mekanisme konferensi-konferensi selanjutnya,” kata Jokowi seraya menekankan bahwa Indonesia akan terus berpartispasi dalam kemerdekaan Palestina.

 Dalam pertemuan bilateral tersebut, seperti disampaikan Presiden Jokowi, Presiden Mahmoud Abbas sangat berterima kasih kepada Indonesia dengan diselenggarakannya KTT LB ke-5 OKI di Jakarta, 6-7 Maret 2016 ini yang membahas mengenai Palestina dan Al-Quds Al Sharif.

“(Presiden Mahmoud Abbas) sangat berterima kasih sekali dengan Indonesia baik dalam penyelenggaraan KTT ini maupun dalam konsistensi Indonesia dalam memberikan dukungan penuh terhadap negara Palestina,” kata Presiden Jokowi.

Dalam pertemuan itu juga dibahas sejumlah isu berkaitan dengan perbatasan, pemukiman ilegal, dan pengungsi Palestina yang berada di luar Palestina, serta masalah keamanan di zona-zona yang dikuasai Israel.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Presiden Jokowi didampingi Menko Bidang Polhukam Luhut Panjaitan, Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, dan Menag Lukman Hakim Syaifuddin.

Sumber: Setkab.go.id

Presiden Jokowi: Indonesia Siap Melawan Israel

Bagikanlah Info - KTT Luar Biasa OKI ke-5 telah dibuka secara resmi oleh oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)



Dalam pidatonya tersebut Presiden Jokowi menegaskan bahwa selama kemerdekaan Palestina belum diserahkan kepada rakyat Palestina, maka bangsa Indonesia berjanji akan tetap membantu.

Sekali lagi Presiden Jokowi menyatakan bahwa Indonesia bersama negara-negara Organisasi Kerja sama Islam (OKI) akan membantu kemerdekaan Palestina

“Sebuah kehormatan kami menjadi tuan rumah KTT Luar Biasa OKI. Selamat datang di Indonesia, negeri yang indah dan mayoritas penduduknya adalah Muslim,” tegas Jokowi di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (7/3/2016).

Pria asal Solo tersebut juga mengatakan bahwa Indonesia dan dunia internasional memperhatikan kondisi di Palestina. Di mana Israel semkin menyulitkan warga Palestina. Sementara ruang gerak umat Muslim di Masjid Al Aqsa semakin dibatasi.

“Kita harus bersatu, Palestina harus bersatu mencapai konsesus. Indonesia siap membantu proses ini,” sebutnya.

“OKI dibentuk untuk membantu kemerdekaan Palestina. OKI harus menjadi bagian solusi, Apabila OKI tidak bisa menjadi bagian solusi, maka keberadaan OKI menjadi tidak relevan,” pungkas Presiden.

Dalam pertemuan KTT OKI LB ini, Presiden Jokowi menyebutkan ingin mendengarkan pandangan dari kepala negara yang hadir. KTT ini sendiri dianggapnya penting untuk menjaga momen.

“Indonesia dan dunia Islam siap untuk melawan kesewenang-wenangan Israel di Al Quds. Selain juga mengupayakan kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara,” ujarnya.

Sumber: Kejoora.com

Sunday, 6 March 2016

HEBOH!! Amerika Terkejut Dengar Jokowi Dukung Kemerdekaan Palestina

 
“Supaya anda tidak kaget, kami akan mendukung Palestina menjadi anggota PBB dan ingin membuka Kedutaan di Ramallah”

- Luhut Panjaitan

Bagikanlah Info - Kepala Staf Presiden Luhut Binsar Pandjaitan menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke Amerika Serikat awal Maret lalu. Kedatangannya ke negeri Pam Sam itu, Luhut ingin menyampaikan secara langsung kepada pemerintahan Amerika bahwa Indonesia akan mendeklarasikan dukungan kemerdekaan Palestina di Konferensi Asia Afrika 18-24 April ini.

"Awal bulan Maret lalu, saya berkunjung ke Gedung Putih, Kantor Kepresidenan Amerika Serikat. Di sana, saya bertemu dengan Kepala Pusat Keamanan Amerika Susan Rice. Kepada beliau, saya nyatakan bahwa Indonesia punya sikap ingin melihat Palestina merdeka," ujar Luhut seperti yang ditulis dalam website pribadinya www.luhutpandjaitan.com, Senin (20/4).

Menurut Luhut, saat itu reaksi Susan sangat terkejut. Sebab, Amerika sendiri tidak mendukung Palestina untuk merdeka.

"Reaksi Susan Rice saat itu terkejut karena Amerika tidak mengakui adanya Palestina. Tapi saya katakan bahwa itulah sikap dari Presiden Joko Widodo untuk Palestina. "Supaya anda tidak kaget, kami akan mendukung Palestina menjadi anggota PBB dan ingin membuka Kedutaan di Ramallah, kata saya waktu itu," kisah Luhut.

Luhut pun menjelaskan lagi komitmen Presiden Jokowi yakni mendorong kemerdekaan Palestina. Bahkan, komitmen itu dinyatakan pada saat mencalonkan diri menjadi Presiden di Pilpres 2014 lalu.

"Sejatinya, komitmen Presiden Jokowi untuk mendorong kemerdekaan Palestina sudah sejak sebelum beliau menjadi presiden. Bahkan sewaktu kampanye, beliau sudah menyampaikan komitmen mendukung kebebasan Palestina. Tentunya ini langkah yang konkret, meski tak mudah dilakukan. Bahkan tiga peraih Noble Perdamaian tak berhasil memerdekakan Palestina, yakni Shimon Peres dan Yitzhak Rabin dari Israel serta Yasser Arafat dari Palestina," ujarnya.

Luhut menambahkan, Indonesia kini mencoba memainkan peran sebagai juru damai bagi kemerdekaan Palestina. Palestina sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, maka itu didorong supaya Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika menghasilkan dukungan terhadap kemerdekaannya.

"Kita juga berharap Palestina menjadi anggota PBB penuh," ujarnya.

"Upaya panjang ini tentunya mempunyai hambatannya yang tidak sedikit. Namun, saya percaya Bangsa Indonesia mampu mewujudkan cita cita yang tertuang dalam pembukaan Undang Undang dasar 1945 bahwa kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa," tulis Luhut.

"Mari kita ramai-ramai mendukung dan mengambil hikmah melalui Asian African Conference Commemoration 2015. Semoga Tuhan maha kasih memberkati kita semua," tambahnya lagi.

Sumber: Merdeka.com

Wednesday, 17 February 2016

HEBOH!! Presiden JOKOWI Datangi Markas Facebook Dan Main Game Bersama Mark Zuckerberg

Bagikanlah Info - Baru saja pendiri facebook memposting foto di profil resmi facebooknya, yang dimana menerima kunjungan presiden Indonesia Joko Widodo ke markas pusat facebook di Palo alto, California, USA.



Disitu tampak Mark dan Presiden ditemani ibu negara beserta rombongan berjalan di dalam markas Facebook. Hebatnya lagi, presiden Jokowi mencoba game Virtual Reality Oculus yang merupakan produk proyeknya facebook yang mungkin akan menjadi masa depannya dunia game. Langsung saja berikut foto-foto Presiden Jokowi Dan Mark Zuckerberg.






Ini dia postingannya:




Presiden Joko Widodo of Indonesia visited me at Facebook HQ today. We had a great meeting -- and then we played ping...
Posted by Mark Zuckerberg on Wednesday, February 17, 2016

Tuesday, 16 February 2016

DIJAMIN BIKIN NANGIS: Jokowi Berhasil Tetapkan Bahasa Indonesia Jadi Bahasa ASEAN

Bagikanlah Info - Pakar bahasa dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Dr Suhartono SPd MPd menilai Bahasa Indonesia berpotensi menjadi Bahasa ASEAN pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).



 "Ada dua bahasa yang berpotensi menjadi Bahasa ASEAN, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu," kata dosen Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unesa itu kepada Antara di Surabaya, Jumat (8/1/2016).

Namun, ia meyakini Bahasa Indonesia lebih berpotensi daripada Bahasa Melayu, karena setidaknya ada empat argumentasi yang ilmiah, meski pemerintah masih perlu melakukan diplomasi.

"Keempat argumentasi itu adalah Bahasa Indonesia itu sudah banyak dipelajari pada banyak negara, mudah dikuasai, laju perkembangannya fantastis, dan sebagaian kosa kata Indonesia juga ada di dalam bahasa negara-negara ASEAN," katanya.

Bedanya, distribusi Bahasa Indonesia tidak merata seperti Bahasa Melayu yang ada di Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand Selatan, dan Filipina Selatan, namun Bahasa Indonesia di Indonesia sendiri sudah mencapai 60 persen pengguna di tingkat ASEAN.


 "Apalagi, meski tidak merata seperti Melayu, tapi kosa kata Indonesia ada pada sejumlah negara ASEAN, seperti candra di Kamboja dan Indonesia sama-sama berarti rembulan, atau bum atau land di Thailand yang di Indonesia mirip kata bumi atau tanah," katanya.

Bahkan, kosa kata di Thailand juga mirip kosa kata bahasa daerah di Indonesia, seperti suwarna di Thailand yang berarti emas dan dalam Bahasa Jawa juga berarti emas. "Atau, kodang di Thailand juga mirip gudang dalam bahasa kita," katanya.

Oleh karena itu, Bahasa Indonesia yang tidak merata dalam sebaran seperti Bahasa Melayu itu juga lebih mudah diterima dan sudah lama menjadi bahasa komunikasi ada tiga negara yakni Indonesia, Brunei Darussalam, dan Malaysia.


 "Apalagi, saya mendengar di beberapa negara ASEAN juga sudah banyak dipelajari Bahasa Indonesia untuk kepentingan MEA. Di luar itu, Bahasa Indonesia juga sudah banyak dipelajari di Jepang, Australia, dan negara lain di dunia," katanya.

Senada dengan itu, Rektor Unesa Prof Warsono mendukung ikhtiar pemerintah untuk melakukan negosiasi dengan negara-negara ASEAN agar Bahasa Indonesia bisa menjadi Bahasa ASEAN.


 "Unesa turut mendorong Bahasa Indonesia menjadi Bahasa ASEAN, karena pengguna bahasa Melayu mencakup 60-70 persen penduduk ASEAN di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam," katanya.

Sumber: beritamidas.net

Saturday, 13 February 2016

HEBAT!! 7 Keberanian Jokowi Bikin Takut Dunia, Lihat Yang Nomor 3 MANTAP!

Bagikanlah Info - Keberanian, seperti yang dikatakan Jokowi, memang banyak maknanya. Bisa makna keberanian itu positif maupun negatif. Keberanian yang positif adalah saat seorang pemimpin berani membuat keputusan sesuai dengan kata hati, bukan sesuai kata ibu suri. Keberanian sejati pun bisa diartikan sebagai seorang yang teguh memegang janji.

Sebaliknya, keberanian juga bisa bermakna negatif. Ini seperti keberanian membuat kebijakan yang menyengsarakan rakyat. Atau keberanian mengangkat pejabat negara dengan moral tercela. 

Entah mana keberanian yang dimaksud Jokowi. Yang jelas sejak pemerintahan ini berdiri sekitar 90 hari lalu, sudah banyak keberanian yang ditorehkan Jokowi dan pemerintahannya.

Keberanian pertama adalah memilih kabinet yang dipenuhi orang parpol. Namun beberapa menteri Jokowi nyatanya ada yang mencatatkan keberanian positif, seperti menindak tegas pelaku pencurian ikan. 

1. Jokowi mengkritik keras lembaga-lembaga  keuangan dunia


Kritik keras disampaikan Presiden Jokowi ke lembaga-lembaga keuangan dunia. Jokowi bahkan menyebutkan lembaga semacam Bank Dunia, ADB, dan IMF harus dibubarkan. Jokowi menyampaikan pidato dalam pembukaan di puncak peringatan KAA dengan bahasa Indonesia. Pidato Jokowi sebelumnya juga meminta agar PBB direformasi serta kemerdekaan Palestina didukung. Jokowi menilai tatanan ekonomi dunia seperti sekarang masih penuh ketidakadilan. Negara-negara kaya seakan punya posisi yang lebih superior dan menentukan perekonomian global.

2. Keberanian Jokowi Menantang Keras PBB


Jokowidodo kembali mendapat sambutan hangat dari kepala Negara dan pemerintahan dari Negara-negara Asia Afrika ketika menyampaikan pidato peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika yang begitu lugas dan tegas. Sambutan baik pula datang dari Dewan Perwakilan Rakyat RI. Mengapa tidak orang nomor satu di negeri Ini, memberikan penguatan kepada Negara-negara Asia-Afrika, bahwa kita dapat mengatasi persoalan dunia. Jokowi tak hanya menekankan persoalan di kawasan Asia-Afrika, namun yang lebih penting adalah Negara-negara Asia-Afrika mampu memberikan solusi terhadap PBB agar memperbaiki organisasi. Jokowi mengatakan dengan tegas PBB dianggap tak berdaya dalam meredam dan mengatasi aksi penindasan dan kekerasan negara-negara Timur Tengah. Ex-Gubernur DKI Jakarta ini, sekaligus menantang keras PBB untuk mereformasi diri.

3. Jokowi Berani Menenggelamkan Kapal Asing Yang Mencuri Ikan


Jokowi telah dengan berani memerintahkan untuk menenggelamkan kapal-kapal asing yang telah mencuri ikan di perairan Indonesia, dan sudah dilaksanakan, bukan hanya retorika belaka! Mana ada ada pemerintahan kita sebelumnya yang berani menenggelamkan kapal-kapal pencuri ikan di Indonesia? Jokowi yang dikenal dengan kesederhanaannya mempunya sikap tegas dan berani, jadi siapa yang bilang Jokowi penakut? Kalau Jokowi penakut, tak mungkin menjadi presiden dan buat apa menjadi presiden kalau penakut?

4. Keberanian Jokowi, Menolak Permintaan Amnesti Internasional


Amnesti Internasional meminta pemerintah Indonesia membatalkan rencana eksekusi mati terhadap lima terpidana kasus narkoba pada akhir tahun ini karena dianggap sebagai pelanggaran HAM. Menanggapi itu, Presiden Joko Widodo hanya menegaskan bahwa itu sudah menjadi putusan pengadilan yang tidak bisa diganggu gugat. Ini bukan tindakan main-main, karena negara tetangga di Selatan Indonesia yaitu Australia, sampai ngotot dan melobi PBB, agar warganya yang gembong narkoba itu yang dikenal dengan "Bali Nine" hukuman matinya agar dibatalkan! Tapi Jokowi tetap keukeuh untuk tidak menghiraukan, luar biasa.

5. Jokowi Berani Merombak Sepak Bola di Indonesia


Federation Internationale de Football Association (FIFA) mengagumi keberanian Presiden Joko Widodo merombak sepak bola di negerinya. Bahkan FIFA siap mendukung penuh pemerintah Indonesia untuk membenahi sepak bola dan organisasinya.  Pernyataan resmi FIFA ini disampaikan usai delegasi FIFA dan AFC yang dipimpin oleh Komite Eksekutif, Kohzo Tashima melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara hari Senin (02/11/2015). Di dalam pertemuan tersebut, Joko Widodo menjelaskan keinginan pemerintah untuk dapat merombak sepak bola Indonesia. Rencana tersebut disambut sangat baik oleh FIFA yang menganggap bahwa Presiden Jokowi sangat berani jika dibandingkan dengan Presiden Indonesia sebelumnya.

6. Presiden Joko Widodo Berani Menghapus Subsidi BBM, Obama Kagum !



Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan berbagai langkah reformasi struktural, termasuk di dalamnya pengelolaan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pembangunan energi bersih saat bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama di Gedung Putih, Senin 26 Oktober 2015 waktu setempat.

Setelah mendengar penjelasan tersebut, Obama memberikan apresiasi dan pujian kepada Indonesia yang berani menempuh jalan sulit untuk melakukan reformasi struktural, yaitu dengan menghapus subsidi BBM dan ‎menetapkan subsidi tetap. Menurut Obama, langkah pemerintah Indonesia tersebut akan berdampak positif pada perkembangan perekonomian dan pengunaan energi Indonesia. Obama juga memberi apresiasi atas arah pembangunan energi Indonesia yang akan semakin memberi peran pada energi bersih dan energi terbarukan.

7. Indonesia Dipercaya Jadi Tuan Rumah Oslo Forum, Dunia Gempar!


Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Norwegia Erna Solberg di penghujung hari pertama pertemuan Leaders’ Event ‎COP 21, di Paris, Perancis, Senin (30/11/15).

Dalam pertemuan ini, Presiden Jokowi dan PM Solberg sepakat meningkatkan kerjasama dalam konteks REDD+. “Indonesia berkomitmen m‎enurunkan emisi sebesar 29% dibawah business as usual pada tahun 2030 dan 41% dengan bantuan internasional,” ujar Presiden Jokowi sebagaimana dikutip dari siaran pers Tim Komunikasi Kasi Presiden, Ari Dwipayanan, Senin (30/11).

PM Solberg Puji Jokowi

PM Solberg menyampaikan apreasi atas kesediaan Presiden Jokowi menerima tawaran menjadi Co-Convener Financing For Education. “Tentunya bukan pekerjaan yang mudah. Tapi kami percaya dengan pengalaman yang dihadapi Indonesia selama ini,” ujar PM Solberg.

Presiden Jokowi menyampaikan perlunya kerjasama yang erat dalam resolusi konflik dalam konteks Oslo Forum. “Indonesia  mempertimbangkan secara positif menjadi tuan rumah Oslo Forum Asia di tahun 2016,” ucap Presiden Jokowi.

Oslo Forum dalah jaringan mediator perdamaian dunia yang diselenggarakan setiap tahun oleh Kementerian Luar Negeri Norwegia dan Humanatarian Dialog Center (HDC).

Presiden Jokowi dan PM Solberg sepakat juga untuk meneruskan kerjasama di bidang perikanan dengan prioritas pada combating Illegal Unreported Unregulated Fishing, pengembangan industri perikanan dan pengelolaan perikanan berkelanjutan.

Sumber: Mardeka.net